Sejumlah anak Sipil angkatan ‘98 terancam kasus. Sebagian besar masalahnya karena ada kuliah di jurusan lain (FISIKA) yang tidak lulus. Antusiasme yang luar biasa sangat terlihat dengan jelas, mungkin sudah lumrahnya orang kasus begitu. Sibuk sana , sibuk sini, urus itu , urus ini, bayar itu, bayar ini, ngomel itu, ngomel ini.

Suatu hari mereka menghadap ketua jurusan Fisika dan hasilnya: tidak ada solusi. Dari teman-teman yang menyaksikan pertemuan mereka, Ketua Jurusan tidak bereaksi apa-apa ketika pernyataan salah satu dari mereka penuh tekanan dan sebetulnya bisa dibilang “tidak santun”. Ketua jurusan saya hanya bilang, “Kamu ngga usah ngomong begitu. Kamu kan sudah tahu peraturan di ITB. Ya sudah!”

Ketua HMS pun melakukan pendekatan lain. Kali ini melalui surat . Surat diterima dengan baik dan dibaca sampai selesai. Hasilnya? Tetap sama!.

Akhirnya, vonis itu pun jatuh!

Tidak adil? Kejam? Korban sistem yang cacat? Mungkin saja. Saya tidak tahu persis maksudnya.

Seorang kawan anak Sipil ‘98 yang saya kenal dengan baik ternyata juga sempat terganjal kasus. Untungnya dia salah satu yang bisa lolos dari jeratan kasus. Dari mulut dialah sebagian rahasia itu terbongkar. Tapi saya tidak bicara masalah cacat sistem administrasi lho ya, itu nanti di tulisan yang lain.

Menurut penuturannya, memang ada sebagian dari sistem administrasi yang memiliki kelemahan. Namun, tidak ada yang DO karena sebab itu. Sebagian besar mahasiswa kasus memiliki kasus yang berat. Jumlah SKS dan IPK sangat tidak masuk akal untuk diperjuangkan. Hampir semuanya terlambat diketahui oleh masyarakat jurusan, terutama kalangan mahasiswa sehingga tindakan diplomasi apapun akan sia-sia belaka.

Mengapa orang terlambat mengetahui?

Rata-rata mereka bukan anggota himpunan yang aktif. Selain mereka yang anggota himpunan, pada umumnya jarang sekali interaksi dengan komunitasnya.

Mengapa mereka jarang kelihatan? Tebak sendiri jawabannya!.

Bisnis? Tidak!
Jadi aktipis di luar? Tidak juga!
Kuliah di tempat lain? Tentu Tidak!
Sakit? Oh..jelas tidak! Dua tahun sakit ?!!!
Sibuk mengurus suami/istri? Ohhh No, mereka single!!
Jadi bintang pelem? Itu mah si Alga. Hmm…mulai ngaco lu.
Ikut perang ke Afghanistan ? Hmmm…seriuslah sedikit, Bung!
Diculik allien? Cukup !! Jangan bercanda !
:evil: :evil: :evil:
…

Jadi kenapa dong?

Mau tahu apa yang kawan saya bilang soal mereka? Kawan saya itu tahu persis kelakuan mereka di jurusan maupun di kosan mereka. Sebab dia sering berkunjung, biasalah kalau akhir bulan kan butuh pinjaman. Dia bilang:

“Sebenernya gua kasihan sama kawan-kawan gua itu. Mereka sebenernya pinter-pinter lho. Tapi itulah, bonk! Kalau kecanduan game sama nonton b * k * p!”

Hah! WTF (wat de fak) !!! Serius?

“Lu percaya atau engga, terserah lu lah. Gua kan tahu kerjaan mereka kalau dikosan. Lu pikir tiap malem itu mereka ngapain? Hampir tiap hari main game sama nonton b * k * p. Ya pantas lah kalau ngga mau kuliah.”

Anda tidak percaya ?!!! Terserah…

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • bodytext
  • del.icio.us
  • Netvouz
  • description
  • ThisNext
  • MisterWong
  • Wists
  • blogmarks
  • Fleck
  • Netscape
  • Reddit
  • Shadows
  • Slashdot
  • StumbleUpon