Mengapa Kau Diam Saja?
ebonk General, personal 28 June 2005 5:57 pmAllah,
aku datang lagi kepadamu
bersamaku kegelisahan
bersamaku kegalauan
denyutan kerancuan dalam otakku
rembesan haru dalam hatiku
otakku berputar cepat
tapi tak tahu kenapa
sketsa waktu yang tak selesai
episode yang terabaikan
jarum-jarum penat menusuk kalbuku
bercampur dan melebur
kurasakan kehadiran kegelapan
mahluk yang kubunuh jutaan tahun yang lalu
mencoba menerobos kesadaranku
menunggangi kantuk
menggoda di perbatasan naluri
bicaralah padaku
sepatah kata kehidupan
walaupun hanya sebentuk bisikan
kenapa kau tinggalkan aku?
tidakkah aku ini hambamu yang setia
kenapa kau berikan perpisahan
datanglah dan tunjukkan wajahmu
terimalah perjamuan ini
terimalah jiwa yang penasaran ini
inilah hidangan terbaikku
penuhilah cangkir kesadaranku yang mulai kosong
yang menggantung di atas sumur kegelapan
seperti di masa lalu
saat kau dan aku adalah satu
ketika jiwa-jiwa belum ada
ketika sorga dan neraka belum berpisah
kubolak-balik buku kehidupan
mencari halaman yang terlupakan
adakah jawaban yang tersisa
mengapa kau terdiam saja?
azazil
15 juni 2005 02:40















30 June 2005 5:25 am
bangkit, serang dan taklukan jangan kau diam saja! selagi kita muda, bebas dan kreatif
3 July 2005 1:41 pm
untuk mendapat sebuah jawaban kita gak bisa diam…
20 July 2005 4:49 am
Makanya solat zil. Tobat. Gimana mau dapat jawaban.