Image 01 Image 02

Debt Collector

Posted on 31st August 2005 by ebonk
20

28277.gif Berkeliling membawa ransel, map plastik berisi buku-buku tabungan dan kartu ATM (BCA, Mandiri, dan Muamalat), slip tagihan untuk para outlet, kuitansi, dan beberapa ikat uang pecahan 100rb dan 50rb dan botol air minum. Sekali-sekali bawa USB flashdisk yang dikalungkan dileher. Itulah kesibukan akhir-akhir ini.

Oh, buat yang belum tau, sekedar info saja bahwa saya kini merangkap jabatan lain yang tidak pernah terpikirkan sama sekali sebelumnya, yaitu jadi DEBT COLLECTOR ! Haha… not bad! Siapa juga yang menyangka kalau salah seorang manajer di Biner Indonesia juga bisa jadi debt collector. Tidak sesulit yang pernah dibayangkan, tapi juga tidak semulus yang dibayangkan. Kirain harus bawa bodyguard, mantel terusan, sepucuk smith & wesson, dan tentu saja anak buah yang selalu setia mengawal. Ooo no..no..no… jauh sekali dari hal-hal itu.

Btw, sepertinya di Indonesia pekerjaan ini mestinya cukup banyak. Bayangkan saja, hutang luar negeri dibagi jumlah per kapita, nah hasilnya adalah utang per kapita. Kalau begitu, lembaga donor harus punya debt collector berapa? :D

Kebiasaan suka menunggak ini rupanya sudah mendarah daging. Orang tidak suka menyetor sendiri tagihannya. Ini bisa diamati dari cara orang bayar listrik atau telepon. Ternyata cukup banyak yang memilih untuk telat bayar dan kena denda daripada harus menyetor tepat waktu. Lha, bagaimana orang senang bayar tepat waktu kalau harus ngantri kayak ular naga. Lihat saja tempat pembayaran listrik PLN, pembayaran telepon, atau daftar ulang … :D Bukankah sangat tidak menyenangkan harus antri berjam-jam hanya untuk melakukan satu transaksi? Bahkan kalau sedang ramai, orang ambil nomor antrian jam 8 baru transaksi jam 1 siang. Bah, kayak mau ngantri beras waktu jaman PKI aja.

Akhirnya banyak yang lebih memilih untuk bayar telat. Walaupun kena denda, tapi ngga harus antri lagi. Lagipula denda Rp. 5000 apalah pusingnya? Akhirnya, nunggak lebih enak daripada tepat waktu. Wow…. ini Indonesia bung ! Public service bagus masih sepeti barang mewah. Jangan salahkan konsumen yang nunggak. Sebab tidak ada manfaatnya dan tidak sepenuhnya kesalahan konsumen. emoticon

20378.gif

Okay, back to topik debt collector.

Nah, mayoritas konsumen-konsumen saya itu juga termasuk dalam kelompok orang yang segan kalau harus menyetor. Atau paling tidak, urusan setoran masih belum mendapat tempat yang mulia dalam pikirannya. Jadi, ya harus disamperin, ditagih. Kalau tidak, cashflow bisa kacaw balaw….emoticon

Overall jadi debt collector itu … CUAPEEEEKKK !!!! Terutama capek mental. Bayangkan saja, kita ini mau nagih tunggakan dari orang lain. Tapi diperlakukan layaknya mau minta sedekah. Do you know what i mean? Kayak mau minta sumbangan aja, banyak alasan ga penting. Lha, saya ini bukan mau minta sedekah. Saya mau ambil you punya tagihan. Tapi kok you punya attitude kayak juragan dermawan yang harus dijilat-jilat dulu baru you mau kasih you punya uang. Bah!

Menyebalkan? Ya! Tapi yang jelas, ini memberikan pengalaman baru dalam rangka gerilya di tengah the imperfect world. If you know what i mean, call 911! emoticon

Popularity: 19% [?]

 Kirim updatenya ke Email saya dong!

Tulisan lainnya



20
Responses to.. Debt Collector

1
niu posted on May 3rd 2008

mas,, saya niy anak psikologi.. klo ada waktu bole minta waktu buat ‘sedikit’ wawancara? saya lagi bikin proposal buat skripsi saya dan temanya tentang debt collector,, klo ga keberatan bisa bagi info’nya.. bisa hubungi saya di email : niutchybby@gmail.com.

tengkyu berat……
niu



2
indra posted on June 3rd 2008

wah bener banget, kebetulan gw staff di divisi recovery credit card salah satu bank swasta, armada 30 orang debt collector jakarta, dan 34 orang di kota besar lainnya, tp yg diketahui aktivitas kesehariannyanya sech wilayah jakarta, tiap hr denger mereka mengoceh dalam menagih, mulai dr perkenalan, penyampaian maksud dan tujuan, dst sampai dengan proses closing. mulai dr suara lembut sampai dengan teriak dengan diakhiri bantingan telp yg keras. Yah itu lah orang indonesia, punya hutang tp berlagak seperti darmawan yg lg kehabisan dana untuk menyumbang…, di sisi yg lain para debt coll harus mencapai target perbulannya, so kalo di Versus..hahaha, memang betul disini kekuatan mental adalah nomer 1, mrk bukan orang jahat kok mrk sama dgn kita yg bekerja mencari nafkah, hanya saja bidang pekerjaan yg mengharuskan dgn terpaksa mellakukan proses penagihan agar si penghutang tsadar dan melakukan pembayaran, tp sangat jarang. Sehingga dgn cara sedikit sampai sangat kasar lah cara yg mgkin mrk legalkan, krn hanya dgn spt itu mrk menghidupi keluarganya, terhindar dr eliminasi krn target, dan faktor lain. So saling menghargai dan kesadaran yg tinggi thdp kewajibannyanya yg tinggi lah…semua itu bisa terhindar…, dan mkin diantara kita sbg customer, hidup sederhana akan lebih nyaman drpd kita hrus mewah tp berhutang..itu semua kita sendiri yg menentukan…



3
Isyamaniah posted on June 5th 2008

Tolong donk kasi informasi ke aku alamat Debt Collector yang handal……!!!!!!
Thanks so much…
Isya



4
nining posted on June 13th 2008

Mas…minta info donk…alamat/no telp/HP debt collector yang handal dan bisa dipercaya…yang memang sudah merupakan profesinya

Thanks
Nining



5
indra posted on June 26th 2008

Kalo menginginkan debt coll yang handal, sebaiknya jangan yg perorangan, ada baiknya mencari tempat dimana dia bekerja sebagai collector, hanya utk menghindari hal2 yg diluar dugaan, bisa dibayangkan tingkat keamanan yg perorangan dengan dibawah naungan cv atau instansinyanya atau tempat dia menjadi collector. Kebanyakan mereka sbagai collector Bank, baik itu swasta maupun BUMN, saya ada referensi bagi yang membutuhkan jasa ini, tetapi mrk adalah penagih salah satu bank swasta nasional terbesar sebenarnya (P3), mungkin bisa saja meminta dengan meloby Kabagnya, sehingga dr kabagnya akan di berikan referensi collector terbaiknya dan pendapatnya. Bisa call ke Kabag Collection Mitra Sejahtera di 5636817 dengan Bpk. Toro, atau Fax ke 5666351



6
Zaki Arman posted on July 21st 2008

Galaknya seperti apa kita nggak usah takut sama debt collector, karena semua debt collector orang-orang yang tidak berpendidikan, lawan aja. Orang nggak punya duit koq dipaksa, mudah2an aja mereka ketabrak tengki.



7
indra posted on July 23rd 2008

Wah rupanya mas zaki ini punya pengalaman buruk dengan kolektor ya sampe nyupah2in segala, mereka sama kok mas dengan kita, lihat dr sisi manusiawinya mrk juga butuh makan, target kerja, oleh krn itu mreka melakukan tindakan krn kerjaan merka yang mengharuskannya. Sebenarnya gimana cara kita juga mengahadapi kolektor itu sangat berpengaruh pada psikist mrk. semua tergantung kita kok, mereka itu malah ngebantu kita kok, supaya hutang kita ga kebawa sampe mati..,kasian di akhirat mas dan keluarga yg ditinggalkan, tetep akan ditagih soalnya…, makanya kalo ngadepin kolektor jgn menggap merka sbgi orang yg minta sedekah. Lebih bagus lagi biasakan hidup sederhana tanpa berhutang..Begitu kira2 mas..



8
R3n posted on July 29th 2008

saya juga berprofesi sebagai debt collector sebuah finance, emang jadi debt collector itu gampang-gampang susah. coz kita harus maintenances orang yang nota bene emang dah pada punya kharakter bad debt, kalo masih baddebt aja sih gampang tapi kalo dah jadi badebah nah ini yang susah



9
theshit posted on November 10th 2008

Ini ribut ribut masalah debt collector? Apa memang pada tidak tahu, kalau bank itu punya asuransi yang menjamin bila ada nasabah nasabahnya yang tidak bayar kartu kredit??? Lalu untuk apa ribut??? Toh asuransi yang akan meng cover biaya yang tidak tertagihkan tersebut…

Untuk debt collector, mudah mudahan anda selamat dalam menjalankan tugas…karena pihak polisi kini sedang mengawasi kegiatan ilegal para debt collector ini…jadi bagi warga yang di tekan atau di takuti oleh debt collector, laporkan saja ke polisi terdekat untuk mendapatkan pengarahan dan jalan keluar penyelesaian…



10
next generation posted on November 12th 2008

wow..bahasan debt collector (generalnya dikenal sebagai collector) rame juga ya…

btw saya adalah praktisi hrd sebuah perbankan yg hampir setiap bulannya mencari calon-calon collector.

sebenarnya collector memiliki beberapa tingkatan, mulai dari yang hanya telepon dari kantor, yang bertugas mengunjungi nasabah, sampai dengan yang menyita jaminan (kalo ada) dari para debitur. Cara kerja mereka pun bervariasi berdasarkan tingkat tunggakan (lebih cenderung lama tunggakan) para debitur itu sendiri.

Tidak semua collector memiliki postur tubuh yang menyeramkan. Dan postur bukanlah syarat mutlak untuk menjadi collector.
syarat utama menjadi kolektor adalah komunikasi yang bagi dan pengendalian emosi yang baik pula.

Intinya dunia collector tidak sesempit dan seseram yang dibayangkan. bahkan ditempat saya bekerja, colector-collector tersebut dipimpin oleh seorang perempuan. ada yang nyangka gak…???

btw…saat ini saya juga lagi mencari calon-calon pekerja (wilayah bandung, & jawa barat) untuk ditempatkan di bagian collection (bagian colector bekerja).

bagi yang berminat, bisa kirim cv ke email : nextgconsult@gmail.com

thanks



11
Andrianus posted on April 4th 2009

Halah… Pada takut-takut amat ama Debt Collector… Dia datang… Kita Bakar…Gitu aja kok repot..



12
martin simorangkir posted on May 16th 2009

jangan main bakar saja mas. kalau mau konrontasi sama saya bisa. kita cari tempat yang netral. saya 15 thn jadi DC profesional. ch harus bayar hutang.



13
and posted on May 26th 2009

kenapa pada sinis ma debt coll??………,
makanya jg prnh nunggak pa??!! http://l.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/59.gif




15
udy posted on May 26th 2009

menurut gw debt coll itu bener ko!!
lah wong yang salah ntu si penunggakny tul gk??
kalo yg marah dasar dianya ja yg sedeng bin gila makanya jg didenger mas kalo dah sarkastis bgitu!!!
:] =)



16
udy posted on May 26th 2009

th_redpanda-02.gif



17
ds posted on May 29th 2009

makanya klo ngutang inget2… udah enak make uang/barang nya… ya inget2 jg bayar nya tepat wkt…



18
yunita posted on November 5th 2009

saya minta informasi ttng debt collector yang ada di wil.Yogyakarta ada kenalan ga???
soalnya saya butuh nieh…
biayanya berapa ya???
mohon dibalas di email saya: yunieta_lestarie@yahoo.com



19
Audrey posted on January 15th 2010

Saya butuh debt collector daerah Jogyakarta bisa tolong di bantu? Balas saja ke email saya di piggy2907@gmail.com..Thx yah



20
hans posted on July 3rd 2010

debt collector itu kerjaan pemalas dan ga kreatif.kerja sedikit pingin untung banyak.sebenarnya udah ada jalurnya kalau utang ga bayar. tuntut ke pengadilan.kita harus biasakan pake cara yang seharusnya. tidak pake cara barbar main ancam. udah ga jaman bung….



Leave a reply...