Seperti apa surga dan neraka?
ebonk personal 4 July 2006 11:15 amDiceritakan pada jaman kuno di daratan Tiongkok, seorang murid sedang berguru kepada seorang guru Tao. Ia bertanya kepada gurunya, “Seperti apakah surga dan neraka itu?”
Sang Guru menjawab dengan arif: “Kau takkan pernah dapat memahaminya di dunia”. Kemudian murid tersebut menjadi penasaran, “Mengapa? Tak adakah penjelasan yang dapat mewakilinya dengan keadaan dunia?”
Sang Guru tersenyum dan berkata: “Kalau begitu, mari kutunjukkan”. Ia mengajak muridnya untuk melihat sebuah gentong yang berisi air. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Sang Guru mengubah gentong tadi menjadi seperti jendela.
Ia berkata: “Inilah neraka”. Lewat jendela itu mereka menyaksikan empat orang sedang makan bersama mengelilingi sebuah meja segi empat. Mengerikan karena mereka kurus-kurus dan muka mereka pucat. Ternyata mereka kesulitan memasukkan makanan ke dalam mulut mereka karena sumpit yang mereka gunakan sangat panjang melebihi tinggi badan mereka sendiri.
Murid tersebut kebingungan dan berkata: “Aneh, lalu bagaimana keadaan surga?” Sang Guru mengganti pemandangan dalam gentong tersebut dengan keadaan di surga.
Pemandangan di surga mirip sekali dengan di neraka. Ada empat orang yang sedang makan bersama dengan meja segi empat di tengah-tengah mereka. Sumpit yang mereka gunakan pun sangat panjang melebihi tinggi badan mereka sendiri. Namun mereka makan dengan lahapnya dan badan mereka gemuk makmur. Mengapa? Karena mereka SALING MENYUAPI satu sama lain teman di depan mereka dengan makanan di mangkuknya.
Morals of the story:
Kita yang menentukan tempat kita akan menjadi surga atau neraka.
powered by performancing firefox







