Wahai Tuhan kami, pemilik revolusi dalam hidup kami.

Kami merasakan situasi yang sulit akan tiba dalam waktu dekat ini.
Kami melihat sesuatu di kejauhan sana.
Sebuah situasi yang akan meremas kuat jantung kami.
Sebuah kenyataan yang akan memeras adrenalin kami.
Sebuah kondisi di mana kami akan menjadi galau dan bingung.
Sebuah pertaruhan di mana nasib kami berada di tanganMu.
Sebuah titik di mana kami harus bersiap menghadapi takdirMu.

Kami bertanya-tanya.
Apakah yang harus kami lakukan?
Keputusan apakah yang harus kami ambil?
Siapakah yang harus kami percayai di dunia ini selain Engkau?
Tanda-tanda apakah yang telah Engkau tunjukkan dan kami tidak menyadarinya?
Kesalahan apakah yang telah kami lakukan dan kami belum memperbaikinya?

Kami memohon dalam sujud kami kepada Mu, Sang Revolusi.
Persiapkanlah mental dan fisik kami.
Tuntunlah dan tunjukkanlah dengan terang, seterang-terangnya.
Bekali kami dengan ilmu dan iman.
Persenjatai kami dengan hati dan pikiran yang bersih.
Jagalah kekuatan finansial dan politik kami.

Sehingga saat Engkau menjatuhkan takdir Mu di masa krisis itu.
Kami ada di pihak yang benar dan menang.
Bukan di pihak yang kalah dan zalim.
Dalam melawan musuh kami, yang ada dalam diri kami, maupun di luar diri kami.

Sehingga saat Engkau menentukan mana yang menang dan kalah.
Mana yang benar dan salah.
Mana yang alim dan zalim.
Kami selalu berada dalam lindungan Mu.

Jauhkanlah kami dari sifat yang malas dan lalai. Arogan dan gila hormat.
Sebab itu akan menutupi mata hati kami dari segala informasi yang ditujukan kepada kami.
Jauhkanlah kami dari kesalahan para leluhur kami, para pendahulu kami, para senior kami, para guru kami.

Sehingga saat Engkau jatuhkan takdir Mu itu
Kami tetap dalam kondisi menguasai diri, kesadaran, akal sehat dan perasaan kami.
Sehingga walaupun Engkau renggut semua hak Mu dari kami,
Harta, kekuasaan, popularitas, kepercayaan orang, investasi, sahabat, dan semua orang yang kami cintai
Kami tidak menyimpan benci dan dendam.
Kami tidak akan kehilangan kontak dengan Mu.

Saksikanlah butir kristal air yang meleleh dari mata dan hidung kami.
Sungguh kami merasakan ketakutan yang amat sangat.
Dan kami tahu harus kemana jika kami merasa takut.
Dan kami datang kepada Mu.
Sebab hanya Engkau yang tidak pernah tuli.
Sebab hanya Engkau yang mampu menolong kami.
Sebab hanya Engkau yang kami percayai.
Sebab hanya Engkau yang tidak pernah lupa.
Sebab hanya Engkau yang selalu menepati janji kepada kami.

Bukan mereka.
Bukan sistem manajemen kami.
Bukan strategi perang kami.
Bukan buku-buku kami.
Bukan finansial kami.
Bukan relasi-relasi kami.
Bukan sistem komputasi kami.

Karena hanya Engkau yang nyata dan mampu terhindar dari ilusi ciptaan kami sendiri.

Kuasailah pikiran kami, perasaan kami, kesadaran batin kami.
Perangilah dalam diri kami semua hal yang bisa menjadi sekutu bagi Mu.
Fokuskan, dan arahkan panca indera kami.
Bersihkan benci, dendam, iri, dengki, serakah, bodoh dari dalam diri kami.

Iringi setiap langkah kami.
Amin.

Powered by ScribeFire.

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • del.icio.us
  • Netvouz
  • DZone
  • ThisNext
  • MisterWong
  • Wists
  • blogmarks
  • Fleck
  • Netscape
  • Reddit
  • Shadows
  • Slashdot
  • StumbleUpon