Archives by Subject

Arsip June 2007

Vacancy - Delphi Developer

United Coders membuka lowongan untuk 2-3 orang developer Codegear Delphi atau C++ Builder. Info lebih lengkapnya dapat Anda lihat di sini.

Kami sedang mensetup tim engineer untuk mengembangkan produk-produk United Coders dan membutuhkan manusia-manusia yang berpikiran maju dan dapat diandalkan. Fresh graduate are welcome.

If (you fit with those requirements)
{
  then please apply;
}

Note:
Codegear is a Borland Company

Technorati Tags: ,

Cara menghindari stress karena interupsi

Saya menemukannya! Hahaha!

Sebuah cara mengurangi stress di kantor, ya betul, ini cukup efektif. Jika kamu sedang membutuhkan konsentrasi tinggi, dan kamu harus fokus pada tiap-tiap detil, and you must set your eyes on the screen for hours, tentu sangat menjengkelkan jika mendapat INTERUPSI. Mungkin interupsi tersebut tidak membutuhkan konsentrasi yang tinggi, tidak perlu pakai mata yang hampir jereng, atau keringat yang mengucur deras. Tapi tetap saja tidak mudah mengumpulkan konsentrasi yang sudah hancur berantakan…..it takes time!

Sementara… TIME IS BLOOD!! WAKTU adalah NYAWA, Djenderralls…!!!

Kamu sedang membolak-balik layar, klak-klik klak-klik, menulis rutin-rutin program baris demi baris, mencoba konfigurasi baru, kompilasi lagi, dan akhh… belum berhasil. Kamu lakukan debugging, tiap step kamu periksa output dari variabel. Aha… hampir ketemu letak masalahnya, kamu rancang sebuah formula atau trik-trik tertentu, you almost get the idea, you almost there. Dan ketika kamu mulai mencoba ‘hit the bug’, tiba-tiba…. RINGGGGGG!!!! Handphone kamu menjerit.

Telepon dari salah seorang klien kamu. Atau mungkin bos kamu atau teman kamu, bisa siapa saja. Yang jelas, cukup sering dan topiknya hampir selalu sama. “Gimana, Pak? Sudah ada perkembangan?” atau “Sudah ada update terbaru buat server saya?” atau semacam itulah. Atau yang lebih ringan, “Kayaknya flashdisk saya kena virus Brontok, punya antivirus yang bagus ngga?” atau “Modem speedy kami udah jalan, tapi masih ngga bisa konek, kenapa ya?”

Sebagai rekan atau teman yang baik, kamu coba bantu mereka lewat telepon, dengan jawaban terbaik yang kamu punya. Toh, bukan hal yang sulit. Apalah susahnya. Dan percakapan di telepon berakhir. Giliran kamu kembali ke layar, sampai di mana tadi ya???

Arghhhh, buyar semua…. Kemana fokus dan konsentrasi yang susah payah dikumpulkan tadi? Hancur, berantakan… BETE!!! Ah sebatang rokok sepertinya bisa mengurangi bete tadi. Dan kamu mencoba mengorek-ngorek memori yang tersisa pada saat debugging tadi, mencoba mengumpulkan butiran ide kamu yang bertebaran di udara bersama asap rokok. Oh capeknya… bisa keluar keringat dingin lho….

Dan itu terjadi tiap hari. Okelah, hampir tiap hari (supaya tidak terlalu ekstrem).

Klien kamu, atau bos kamu mungkin tidak akan pernah mengerti bahwa konsentrasi itu sangat berharga buat kamu. Konsentrasi penuh selama 2 jam penuh bisa menghasilkan produk yang setara dengan 6 bulan tanpa konsentrasi penuh. Dengan interupsi seperti itu, kamu tidak akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sebelum kamu menjadi korban kebrutalan stress kamu sendiri, akibat interupsi yang diinterupsi oleh interupsi yang lain, seperti ilustrasi di atas, sebaiknya kamu coba cara ini.

Telepon mereka lebih dulu

Untuk klien kamu yang masih butuh advice langsung, kontak mereka lebih awal sebelum mereka menelepon kamu. Katakan bahwa kamu akan menonaktifkan telepon kamu selama beberapa jam dan kamu menanyakan apa mereka sedang butuh bantuan kamu. Cara ini cukup ampuh karena biasanya klien kamu hanya butuh diperhatikan.

Atau katakan bahwa kamu tidak akan bisa diganggu selama beberapa jam kedepan karena mengejar deadline. Buat klien kamu mengerti.

Aktifkan Voicemail

Saring semua telepon masuk. Berikan kepada asisten untuk menjawab telepon atau nonaktifkan dengan pesan voicemail. Katakan kamu akan menelepon balik setelah melewati jam sibuk. Jika kamu memakai Yahoo! Messenger atau instant messaging lainnya, non-aktifkan juga.

Cara ini saya ceritakan kepada Anton yang sedang menghadapi masalah serupa. Ternyata cukup ampuh untuk mengurangi beban stress karena interupsi telepon.

Bagaimana dengan kamu?