Kapan Kita Bikin Roket Lagi?
Posted on 25th September 2008 by ebonkBaru aja terkagum-kagum baca berita di Kompas - Rencana Iran Luncurkan Roket Domestik:
Iran telah meluncurkan beberapa satelit pada masa lalu dengan menggunakan roket yang diproduksi oleh negara lain. Ahmadinejad menjelaskan roket tersebut akan mempunyai 16 mesin dan akan mengantarkan satelit sekitar 430 mil di ruang antariksa.
Satelit tersebut diperkirakan akan digunakan untuk tujuan komersil di bidang komunikasi atau tujuan riset meteorologi. Iran belum pernah mengumumkan rencana meluncurkan satelit militer.
Eh, udah muncul lagi berita di Kompas - Wahana Berawak China Ketiga Melesat ke Luar Angkasa:
Pada peluncuran kali ini, untuk pertama kalinya, taikonot China akan melakukan spacewalk atau berjalan di luar kapsul ruang angkasa yang ditumpanginya dengan menggunakan pakaian yang diberi nama Feitian. Keberhasilan tersebut akan menempatkan China sebagai negara ketiga yang menguasai teknik spacewalk setelah Russia dan AS.
“Kami berharap dapat terbang bebas di ruang angkasa seperti Feitian pada lukisan Budha kuno, sehingga kami menggunakan nama tersebut untuk pakaian antariksa buatan dalam negeri,’ ujar Zhou Jianping, kepala desain proyek peluncuran wahana berawak tersebut.
Saya sih ngga paham secara persis itu istilah spacewalk. Kayak moonwalker gitu kali ya.
Dulu baca buku PSPB, Indonesia pernah meluncurkan roket Kartika I. Tapi saya ngga pernah tahu itu roket buat apaan. Tahunya, hebatlah… Indonesia tahun 50-an udah bisa bikin roket. Bangga dong, ya nggak?!
Tanya: Trus, Kapan Kita Bikin Roket Lagi?
Popularity: 49% [?]
Kirim updatenya ke Email saya dong!
Tulisan lainnya
Ebonk,
Perihal komen anda di
http://tribas.wordpress.com/2008/09/24/the-third-money-uang-ke-3/#comment-1041 Berikut ini adalah jawabannya.
Kedua produk tersebut diunggulkan bukan berarti disatukan ![]()
Kalaupun diatnyanya apakah bisa bersatu, maka jawabnya adalah “bisa” dalam jumlah yang sangat kecil (please see mass transfer dan difusitas).
Lembaga pengontrol kedua hal ini?
sudah banyak namun belum terlalu berdaya guna sesuai fungsi dan tujuan. mau tau apakah lembaganya itu?
untuk Produk Crude: adalah OPEC walalupun belum meliputi semua negara dan masih pada sebatas motif “kontrol kepada membanjiri” pasar.
Untuk Air: sudah ada pada tingkatan lokal setiap negara, so called PDAM bila di Indonesia.
Begitu Ebonk…
lah, tu jangwe… apa bukan roket bahan bakar padat… tinggal jangwe dibanyakin bisa tuh ngelempar satelit mini…



